Rei hanya bisa terdiam...
Tak tau ingin mengucapkan apa, yang pasti hanya ingin diam aja.
Mau senang, di sini lagi ada kesedihan.
Mau sedih, apa lagi yang harus disesalkan?
Huffh...
Lanjut pada inti,
Beberapa minggu yang lalu Rei punya adik baru, tapi adik di dunia maya.
(sekian tanpa komentar)
Kedua, tepat semalam tadi, adalah kisah kematian.
Hewan peliharaan Rei mati untuk yang kedelapan kalinya.
Penyebab sama, kena racun tetangga.
Hanya untuk membunuh seekor tikus aja, harus mengorbankan 8 kucing milik Rei.
Kenapa?
(chapter kedua selesai)
ketiga...
Tadi adalah revisi terakhir dari Skripsi yang telah dibuat selama satu minggu ini.
Huffh...
Kalo tadi nggk sampai lari mungkin Rei ga bakal bisa lulus.
But...
Master udah terlanjur pulang.
Skripsi pun nggk di terima.
Kenapa?
Hanya seonggok kertas hasil jerih payah selama seminggu penuh tanpa tidur, hasilnya malah ini saja.
Satu detik berlalu
Dua detik berlalu
Tiga detik berlalu
Kemudian ada seorang guru yang masuk.
Rei langsung menerobos masuk untuk menyerahkan skripsi.
Dan akhirnya...
Do'akan aja besok...
Semoga masih diterima...
Yaa...
(Autumn Part 02 : end)



